
Mataaura.com-KAMPAR – Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) Sepak Takraw Piala Bupati Kampar 2025 dimanfaatkan sebagai ajang evaluasi pembinaan atlet daerah, seiring komitmen meningkatkan prestasi olahraga di Kabupaten Kampar.
Ketua Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PSTI) Kabupaten Kampar, Zulpan Azmi, yang juga Wakil Ketua DPRD Kampar, menilai Kejurkab menjadi fondasi penting dalam memetakan potensi atlet sejak tingkat kecamatan.


“Kejurkab bukan sekadar mengejar juara, tetapi sarana melihat sejauh mana hasil pembinaan di kecamatan dan menentukan langkah pembinaan lanjutan,” ujar Zulpan saat penutupan kejuaraan di Lapangan Disdikpora Kampar, Bangkinang Kota, Ahad (14/12/2025).

Kejurkab Sepak Takraw Piala Bupati Kampar 2025 digelar KONI Kampar selama tiga hari, 12–14 Desember 2025, dan berlangsung kompetitif hingga partai final. Kecamatan Bangkinang Kota keluar sebagai juara setelah mengalahkan Kecamatan Bangkinang dengan skor 2-0 (17-16, 15-10).
Zulpan mengapresiasi kualitas pertandingan yang menunjukkan peningkatan teknik dan mental bertanding para atlet. Ia menilai pembinaan takraw di Kampar mulai merata dan tidak hanya bertumpu pada satu atau dua kecamatan.
Ia juga menekankan pentingnya kesinambungan pembinaan pascakejuaraan agar atlet-atlet potensial mendapatkan pendampingan latihan yang terarah. Zulpan mengingatkan pesan Bupati Kampar Ahmad Yuzar, yang disampaikan Wakil Bupati Kampar Misharti, agar atlet tidak cepat berpuas diri dan terus meningkatkan disiplin latihan.
Kejurkab tersebut resmi ditutup oleh Wakil Bupati Kampar Misharti dan dihadiri Ketua Umum KONI Kampar M. Yasir, Anggota DPRD Kampar Rizki Ananda, jajaran pengurus KONI Kampar, serta unsur Polres Kampar. Kejuaraan ini diharapkan dapat terus digelar secara konsisten sebagai bagian dari regenerasi atlet dan penguatan olahraga prestasi di Kabupaten Kampar.


