LGBT (lesbian, gay, biseksual, dan transgender) merupakan salah satu fenomena yang terjadi dalam lingkup sosial kita dan kerap kali menjadi perbincangan di awak media. Fenomena lgbt ini sangat mencemaskan masyarakat terutama para remaja yang sedang masa peralihan, dimana ia masih senang mengikuti trend-trend yang baru.
Fenomena lgbt ini juga bisa mempengaruhi sekelompok remaja, mereka bisa meniru apapun yang mereka lihat. Terlebih saat ini istilah lgbt sudah tidak asing lagi, bahkan sudah banyak khalayak yang menormalisasikan penyimpangan tersebut.

Pro kontra terhadap kaum lgbt ini juga sering terdengar di media massa baik dalam bentuk cetak ataupun elektronik. Di lihat dari banyak nya Negara didunia yang menghalalkan istilah LGBT ini tentunya semakin membuat masyarakat cemas. Tak jarang penampakan kaum LGBT ini muncul di beberapa media, kita ambil contoh dari aplikasi yang sering digunakan yaitu tiktok. Dari tiktok banyak video-video dari manapun untuk dipertontonkan. Sementara pengguna tiktok tidak hanya orang dewasa, namun anak kecil dan remaja pun ikut mengunakan nya.
Dari situlah video-video tersebut bisa mempengaruhi anak-anak ataupun remaja. Karena masih banyak Negara yang menormalisasikan hal tersebut dapat membuat mereka berfikir bahwa LGBT ini bukan suatu hal yang buruk, mereka beranggapan bahwa LGBT ini suatu hal yang sudah lumrah dilakukan di masyarakat umum.

Selain itu budaya luar kini juga kerap kali menjadi ide-ide trending yang diikuti oleh banyak kaum remaja, bisa jadi fenomena LGBT yang banyak terjadi diluar diikuti juga oleh remaja atau bahkan orang dewasa di wilayah Indonesia.
Dengan banyak nya pro dan kontra mengenai LGBT hendaknya kita bisa mengambil hikmah yang baik, yang mana sebisa mungkin kita mengontrol diri kita. Dalam islam juga sudah di jelaskan bahwasannya pernikahan sesame jenis ini sangat tidak diperbolehkan. Untuk menghindari ini kita bisa menyampaikan pesan ataupun edukasi pada sekelompok remaja bahwa fenomena ini bukanlah suatu hal yang baik, fenomena ini merupakan prilaku penyimpangan di lingkup sosial kita.
Penulis: Vinna Indah Cahyati





